Setelah lama tidak mengeluarkan Printer untuk ukuran A3, kini Epson hadir dengan printer type terbarunya yaitu Epson Stylus Photo R1900. R1900 merupakan kelanjutan dari keberhasilan R1800 yang diperkenalkan sejak tahun 2003 sebagai printer termurah untuk penggunaan kantoran dengan menawarkan kemampuan penggunaan tinta pigmen dan B-Size.
R1800 memiliki inkset yang unik, yang disebut Ultrachrome Hi-Gloss, yang dirancang untuk hasil cetak yang optimal pada kertas glossy, dan termasuk sebuah mantel spray disebut gloss optimasi. Optimasi ini, cukup memudahkan kita memasang cartridge tinta ke printer, fitur membantu menghilangkan fenomena yang dikenal sebagai gloss diferensial (sering salah disebut bronzing ), di mana sebuah cetakan tampil dengan daya pantulan seni antara daerah putih (di mana tidak ada tinta yang menembus ke bawah kertas) dan warna. Dalam gambar dengan resolusi tinggi, atau dengan gambar yang sangat terang, gloss diferensial dapat membuat sebuah cetakan tampil apik.
R1900 dikembangkan dari para pendahulu dengan menggunakan inkset baru, UltraChrome Hi-Gloss 2. Epson mengklaim bahwa tinta Hi-Gloss 2 menawarkan warna yang lebih kaya dan kualitas cetakan yang lebih baik pada kertas glossy dari pada seri R1800 (yang sudah cukup baik). Ada satu perubahan warna yang menonjol : Epson mengganti generasi pertama tinta biru menjadi orange, perubahan ini dirancang untuk menghasilkan produksi cetakan yang lebih baik.
R1900 memiliki delapan slot cartridge tinta, sebagai jantung sebuah printer dengan enam warna, yaitu : Photo Black, Matte Black, Cyan, Magenta, kuning, merah, orange dan gloss optimation, untuk hitam (photo atau matte, tergantung pada jenis kertas yang dipilih ketika mencetak), dan gloss optimasi, hanya dapat digunakan ketika mencetak pada jenis kertas glossy atau semigloss. Berbeda dengan Stylus Photo R2400 dan HP Photosmart Pro B8850 dan B9180, pada R1900 tidak ada tinta yang hitam pekat, yang berarti bahwa printer ini kurang ideal untuk mencetak warna hitam dan putih. Pada flip side, anda tidak harus mengganti cartridges matte dan Photo Black ketika anda mengganti jenis kertas, seperti yang perlu anda lakukan dengan R2400. R1900 akan secara otomatis menggunakan tinta hitam ketika Anda mencetak.
Bersamaan dengan penggunaan tinta yang baru, Epson juga menggunakan teknologi baru bernama Radiance (kemewahan pada warna), yang dikembangkan bersama dengan Rochester Institute of Technology, yang memberi dampak pada penggunaan tinta yang lebih efisien, kualitas gambar yang tinggi, dan meningkatkan warna yang konstan pada cetakan saat kondisi pencahayaan yang berbeda.
Epson Stylus Photo R1900 specifications
Type : B-size pigment-based inkjet
Price :$549
Inks : 8 Ultrachrome Hi-Gloss2 (6 printing)
Ink colors : Photo Black, Matte Black, Cyan, Magenta, Yellow, Red, Orange, Gloss Optimizer
Maximum resolution : 5760 x 1440 dpi
Minimum paper size : 4″ x 6″
Maximum paper size : 13″ x 24″
Thick paper : Yes
Straight path : No
Interfaces : USB 2.0 (2); Pictbridge
Operating systems supported : Windows XP, Vista; Mac OS X (10.3.9 and up)
Weight 26.9 lbs.
Dimensions :24.3″ x 12.7″ x 8.4″
Other features : Roll support; CD printing tray; dual USB interfaces : memungkinkan dua komputer terhubung dengan printer secara bersamaan.




July 10th, 2009 at 11:19 am
[...] itu, F10 Ultima mendukung fungsi pict bridge untuk mencetak foto langsung ke printer tanpa melalui [...]